Personil Polres Tanah Karo Aniaya Ketua PPM Kabanjahe di Depan Kasat Reskrim

May 15, 2011   KaroNews   2 Comments
berlin_adhifKABANJAHE – Berlin Sinuhaji (38), pemilik kafe Jenni di Desa Simpang Kaban Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara, mengaku dianiaya oleh sejumlah personil Polres Tanah Karo. Akibatnya, kini ia tengah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Kabanjahe. Ia mengalami memar, merasa pusing dan mual.

Kepada KaroNews, Berlin menceritakan, kejadian itu berawal saat tim dari Polres Tanah Karo melakukan razia di kafe miliknya, Minggu (15/5/2011) sekitar Pukul 01.00 WIB dinihari. Saat itu, ia meminta surat tugas pelaksanaan razia kepada petugas.

“Tapi nggak ada yang menjawab. Setelah itu mereka pergi sebentar. Tak lama kemudian, mereka kembali meminta izin kafe dan bertanya tentang KTP anggota saya. Polisi langsung bertanya tentang KTP anggota saya. Saya tidak tahu mereka punya KTP atau tidak, tapi sepuluh orang anggota saya dibawa,” ujar Berlin saat ditemui KaroNews di RSU Kabanjahe, Minggu (15/5/2011), lemah.

Kemudian, pagi harinya, Berlin selanjutnya menuju Mapolres Tanah Karo untuk mempertanyakan perihal penangkapan karyawannya. Namun, ia diarahkan kepada Kasat Reskrim AKP Harry Azhar. Usai makan siang, ia pun menemui Kasat Reskrim ke rumah dinasnya.

Setelah permisi kepada petugas piket dan beberapa saat menunggu, ia pun bertemu dengan Kasat Reskrim AKP Harry Azhar. Kasat Reskrim sendiri sempat bertanya kenapa rumahnya didatangi Berlin dan rekan-rekannya. Setelah dijelaskan, ia meminta agar rekan-rekan Berlin diminta meninggalkan kediamannya dan berbicara empat mata.

“Pembicaraan kami sebenarnya sudah enak dan mulai menemui jalan tengah. Kira-kira hampir satu jam kami bicara, datang (Kanit Opsnal Polres Tanah Karo) Oscar dan anggotanya. Ia menanyakan maksud kedatangan saya dan meminta saya berdiri. Disitulah saya langsung dipukuli ramai-ramai. Disebelah kiri saya Kasat. Entah ada niat bagus untuk melerai, saya tidak tahu. Tapi ada kata-kata Kasat untuk melerai,” katanya.

Kemudian, Oscar selanjutnya mengambil baret PPM milik Berlin dan membuangnya. ”Ini apa ini baret PPM. Kau bawa nama ormas disini. Saya sudah sering masuk asrama. Kamu mau TNI, mau apa, saya tidak takut,” ujar Ipda Oscar seperti ditirukan Berlin.

Selanjutnya, Berlin menuju Rumah Sakit Flora untuk mengobati lukanya dan kembali menuju kafenya. Ssetelah tiba di kafenya, tiba-tiba datang dua mobil dan satu sepeda motor. Berlin pun kembali dikeroyok didepan umum karena kebetulan posisi kafenya berada di depan sebuah SPBU.

“Mungkin saya dibuntuti. Datang dua mobil satu sepeda motor. Satu mobil sedan, satu lagi mobil B 88 OSC, yang itu semuanya Reserse. Saya dikeroyok dua orang didepan umum, juga oleh Oscar dan seorang anggotanya didepan Kasat. Anggota saya juga ada dua orang yang melihat,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Karo, Lia Hambali, mengatakan, pihaknya akan membawa masalah ini ke jalur hukum. Saat ini, ia telah memberikan pengaduan kepada Dandim 0205/Tanah Karo, Danyon 125 Simbisa dan Kapolres Tanah Karo. Ketiganya merupakan pembina PPM Kabupaten Karo.

“Secara organisasi, PPM adalahwadah berkumpulnya anak pejuang. Sebagai pembina, kepolisian harusnya mengkoordinasikan apabila ada kesalahan. Kami tidak terima dengan hal ini, apalagi ada kekerasan. Kami juga telah mengadukan hal ini ke Propam Poldasu,” pungkasnya.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Agung Prasetyoko, yang coba dikonfirmasi KaroNews melalui ponselnya, tidak mendapat tanggapan. Ponselnya aktif, namun tidak diangkat. (kn/adm)

ABDULLAH LATHIF MANJORANG
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s